Saturday, April 11, 2009

Suatu Sore

Sore kemarin, secara gak sengaja setelah 'mbetulin' genteng, aku lihat panorama sore itu begitu indah.
Subhanallah - Maha Suci Allah yang telah menciptakan langit biru dengan begitu indah.
Akhirnya saya gak menyianyiakan keindahan itu untuk saya share ke rekan-rekan semua.








[+/-] Selengkapnya...

Iki Weduse sopo yo....


Lihat foto disamping ini....jujur aku jadi kelingan ketika dulu golek jangkrik disini, ngundo layangan juga disini dan pas rendeng mancing welut juga disini.
Foto ini saya ambil didaerah Gumuk di Desa Somorejo.
Latar belakangnya adalah Gunung "mbutak" di Desa Tlogokotes.

[+/-] Selengkapnya...

Indahnya Matahari Sore di Samping Rel

Sore itu..memang mendung, namun ternyata tidak bisa menghalangi kuatnya sinar matahari sore yang akan menerangi bumi.

Dan jadilah sebuah pemandangan yang sangat cantik yang bisa kita lihat diabawah ini.



Salam,
Naji

Catatan : Foto ini sudah saya edit dengan Fotoshop

[+/-] Selengkapnya...

Tuesday, April 7, 2009

Senja di Pinggir Sawah

Ternyata tidak kalah bagus dengan sunset di Pantai Kuta lho......

Sebuah kenyataan tentang indahnya matahari terbenam disalah satu sudut sawah di Bagelen.
Indah ya.....


[+/-] Selengkapnya...

Langit Bagelen

Kawan..apa yang ada dalam benak kawan-kawan ketika melihat cerahnya langit Bagelen dibawah ini. Mungkin bisa jadi kenangan dulu ketika :

- Main layang-layang
- Mancing belut
- Cari burung
- Ngarit suket
- dlllllllllll

Klo aku..keingetan ketika dulu "medang" disaung pinggir sawah dengan ditemani "telo" goreng dan sebatang rokok klobot.

Dan juga ucapan Syukur tiada terkira atas anugrah dari Allah SWT yang tiada ternilai.






[+/-] Selengkapnya...

Friday, March 27, 2009

Setetes Embun

Ternyata kalau kita amati dengan seksama, betapa Indah dan Sempurnanya semua ciptaan Illahi Robbi.


Setetes embun yang mungkin bagi kita tidak begitu berarti tetapi dapat dijadikan sebagai media untuk melihat keindahan.

Seperti disamping ini....

Seperti halnya Bagelen....sejuta pesona keindahan tergambar disana bak untaian mutiara yang bertebaran.

[+/-] Selengkapnya...

Stasiun KA Purworejo dan Lok Dieselnya

Bagi orang Purworejo seperti saya yang tinggalnya lumayan jauh dari Kota, setiap saya ke Purworejo pasti akan melewati Sta. KA Purworejo.
Bangunan-nya khas jama Kolonial Belanda dan masih berdiri kokoh (meskipun sudah dipugar dan dicat ulang - kalau tidak salah) dan juga keasliannya yang masih terjaga.



Memang sih....Sta. KA Purworejo ini tidak seramai Sta. KA Kutoarjo atau Jogja - Tugu. Namun setidaknya setiap pagi dan sore hampir bisa dipastikan ada penumpang yang naik dan turun KA di Sta. KA Purworejo ini.

Lho...trus siangnya ada KA tidak ?? Setau saya sampai sekarang untuk siang hari tidak ada kereta yang mengantar atau mengambil penumpang untuk dibawa ke Sta. Kutoarjo. Siang hari yang banyak adalah orang yang mau makan Soto Pak Rus yang sangat terkenal itu lho.
Oh..ya Sta. Purworejo tidak memberangkatkan KA sendiri lho. Tapi dari penumpang yang naik dari sini akan dibawa ke Sta. KA Kutoarjo dan digabung dengan yang naik dari Sta. KA Kutoarjo.
Dan kebalikannya, bagi penumpang yang akan turun di Sta. KA Purworejo, penumpang harus berganti KA. Pihak PJKA menyediakan satu buah gerbong KA yang ditarik dengan lokomotif tua (Lok Diesel) ke Sta. Purworejo.
Meskipun jalan-nya tidak kenceng dan juga rel-nya tidak sebagus rel jalur Selatan ( Kutoarjo - Jogja), tapi setidaknya perjalanan dengan Lok Diesel ini akan menjadikan kenangan tersendiri karena jalan-nya geal-geol lho....Hal ini disebabkan kondisi rel yang sudah lumayan tua tapi masih layak pakai.
Oh ya...dibawah ini adalah gambar Lok Diesel-nya yang tiap pagi dan sore narik gerbong penumpang dari dan ke Sta. KA Purworejo.
Foto ini saya ambil pas pagi-pagi banget ketika baru sampai dari Sta. Kutoarjo. Sekatar jam 04.30 WIB.















Foto ini adalah Lok Diesel ( BB 30006) sedang parkir di Sta. KA Kutoarjo dan akan mengantar penumpang ke Sta. KA Purworejo (sore harinya)





[+/-] Selengkapnya...