Akhirnya datang juga..............eeeeeeh selesai juga. Sebelum memasuki bulan puasa kemarin Buh Sembir (desa Bugel) telah diresmikan penggunaannya oleh Pak Bupati Purworejo - Bpk Kelik S. Buh Sembir ini menghubungkan antara kec. Bagelen (di Wetan Kali) dan Kec. Purwodadi (di Kulon Kali). So..pasti keberadaannya sangat bermanfaat bagi penduduk kedua negara...ehh kecamatan.
Kalau tidak salah...gagasan pembuatan Buh ini sudah terdengar ketika aku masih "piyik" alias masih ingusan.....ato sekitar 25 tahun lalu (jan wes..suwe yooooo), tapi baru keleksanan saiki. Dulu kala.....sempet ada kabar burung (mboh .......burung Mprit opo Prenjak) yen Buh Sembir bisa dibuat asalkan diberikan tumbal "mata banyaknya sekendil". Hiiiiii jan serem banget, opo maneh dulu pas saya anak-anak....terdoktrin "tidak boleh bepergian dewekan, soale takut kalau dijadikan tumbal jembatan.
Nah...sekarang dengan kemajuan Tehknologi.....akhirnya Buh Sembir bisa juga dan tentu saja saiki banyak orang yang nglencer nang kulon kali dengan tanpa naik prau "gethek". Trus dampak positifnya....yo gampang yen arep pasar nang Purwodadi dan Pasar Jenar (arep tuku Penek opo Apem)
Oh ya...wingi pas lebaran, aku nyempatin ngambil gambarnya. Ini tak ambil dari arah Purwodadi. Wis..pokoke yen mulih Bagelen..kudu pasar Njenar pas dino Sloso karo Jemuah, trus lewat Buh Sembir...tapi ojo lali le numpak motor ojo banter-banter yo......ndak "NGAMBUNG ASPAL"......
Iki lho....fotone (spesial buat mas Hanis S yg punya Mberu)
Foto 1 : Jalan dari arah Purwodadi...jalane mulus...lus....
Foto 2: Motor-motor dari arah Sembir (wetan) yang podo pathing sliwer (syg gak pakai helm) Foto 3 : Rame to.......sing liwat
Foto 4 : Dalan nang nduwur buh...
Foto 5 : Bali pasar yo Yu.....eee tpi mbak ayune sopo yo...
Foto 6 : Bekas dermaga Gethek sing saiki wis tergusur......
Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap Lebaran pasti diadakan Halal Bihalal di Dusun Nadri, Desa Krendetan, Kec. Bagelen. Untuk tahun ini, dilaksanakan di Masjid Kulon (Masjid Mbah Kiyai Abdul Choliq) tepat pada lebaran ketiga (Jumat, 03 Oktober 2008). Kebetulan utk tahun ini, saya pas bisa hadir (he...he...untungnya pas belum balik ke Bekasi lagi....). Seneng banget lho....bisa ketemu saudara, tetangga, Pakde, Bude, Simbah, Adik..dllllll
Dalam acara ini, group Nasyid Karang Taruna Nadri - Jaddal Nada ikut menumbangkan suaranya. Aku gak nyangka lho.....ternyata saat ini Nadri punya Group Nasyid. Ayooooo...rekan-rekan muda, kembangkan terus potensi kamu-kamu. Ingat...ada slogan "AYO....KAMU BISA".
Acaranya sangat meriah lho...hampir semua warga Nadri hadir. MC-nya siapa ???? Tentu saja Mas Solikhun. Salut aku lho..mas. Dengan menggunakan Bahasa Jawa yang alus....dan terstruktur, mas Likun mengantarkan acara ini sampai selesai.
Untuk penyampaian materi ceramahnya atau acara inti, tahun ini disampakan oleh Bapak KH. Dandung Danadi dari Krendetan juga. Oh..ya rekan, mungkin ada yang belum tahu siapa beliau..Pak KH Dandung Danadi adalah mantan Kepala Desa Krendetan yang juga menjabat sebagai pimpinan Muhamadiyah Kab. Purworejo. Eits...beliau juga pimpinan Nasyid Serambi Bagelen lho (lagunya bagus-bagus Pak..., saya sudah beli CD-nya).
Dibawah ini adalah foto-foto dalam acara Halal Bihalal tersebut (banyak ekspresi yg asli lho....). Dengan foto-foto tersebut, saya pribadi berharap agar tradisi yang sangat baik ini akan dikenal orang diseluruh penjuru dunia (he..he...he..berharap boleh khan) dan juga akan selalu menjadi obat apabila saya kangen akan kampung halaman saya. Dan juga mungkin ada rekan-rekan yang dari Nadri yang tidak sempat hadir...bisa melihat Saudara, Orang Tua, Adik dan tetangga-tetangga-nya.
Dan....saya mhn maaf jika ada keluarga, kerabat atau ortunya yang saya ambil fotonya dengan tidak ijin dulu.
Foto 1 : Spanduk Halal Bihalal
Foto 2 : Om Totok sedang mencoba ikut "nabuh" kencrong.
Foto 3 : Senyum siapa yang paling OK...Kang Ngadiman apa Pakde Mujadi Foto 4 : Mas Mujib..lagi nagih utang nih ye..... Foto 5 : MC kita , Mas Likun in action. Pakai baju koko baru ya mas....
Foto 6 : Wajah-wajah polos orang tua kita. (Pakde Bardai,Pakde Ahmad, Pakde Nawi, Pakde Rori dan Pakde Bisri)
Foto 7 : Wajah-wajah polos orang tua kita (Siwo Zaenudin, Lek Karsono dan Kang Suari)
Foto 8 : Hayo...ini emaknya siapa ya.... Foto 9 : Coba..tebak, ini siapa yang sedang ketiduran (kekeselen ngusungi kursi yo kang....)
Foto 10 : Penyampaian Halal Bihalal dari rekan-rekan perantau yg diwakili oleh Mas Roni dan diterima oleh Mas Wawin (generasi Muda) dan Pakde Giran (wakil dari orang tua)
Foto 11 : Dua pak Kyai (Guru-Guru) kita duduk berdampingan
Foto 12 : Natural Style..padahal udah pada ngantuk lho.... Foto 13 : Natural Style..padahal udah pada ngantuk lho....
Foto 14 : Natural Style..padahal udah pada ngantuk lho....Pas difoto bangun karena kaget kena Blits
Foto 15 : "Ayo ..Rif gelasnya di"lumahke", setahun sekali ini",pinta mas Izin
Foto 17 : "Monggo Pak, unjukanipun", kata pakde Anwar
Foto 18 : Teh hangatnya...jan mak nyus tenan iki. Foto 19 : "Aduh...aku khan imut dan mungil, masak suruh bawa yg berat-berat gini", bathin Shoni
Foto 20 : Ini mamake sopo yo.....
Foto 21 : Gadis-gadis Nadri in Action....pas lagi mbagi pes-pesan
Foto 22 : Gadis-gadis Nadri in Action....pas lagi mbagi pes-pesan
Foto 23 : "Lek Yen.... kae lagi difoto karo prunanmu", bisik Kang Suari
Foto 24 : Klo yang satu ini (pakai jaket coklat), pasti semua warga Krendetan kenal. Inilah The Blog
Foto 25 : "Ndut....pes-pesane karo jangan opo??? (ini keponakanku lho...)
Foto 26 : Dua orang ustad muda sedang berbagi ilmu
Foto 27 : Gadis-gadis Nadri in Action....pas lagi mbagi pes-pesan. "Jebulane Shoni ki ayu juga yo...", bathin Mas Ngudi
Foto 28 : Lek Rasemi lagi nompo pes-pesan..(btw..iki mamakne sopo yo....). Waduh...Arin (gembos), lha kok malah turu to. Sederet ini adalah my Family...(Mbak Wik, Mamakku dan Mbak Win)
Foto 29 : Para personel Jaddal Nada
Foto 30 : Jaddal Nada in Action
Foto 31 : Kentri - Vokal
Foto 31 : Prio - Keyboard
Foto 32 : Suri - Vokal
Foto 32 : Aaaa..em. Pas sesendok yo...
Foto 33 : Nampang ah...sopo ngerti Imah karo Tipul sing lagi di Negeri Jiran iso lihat kamase. He..he..he
Foto 34 : Wah..jan pes-pesane enak tenan ini. Om sama keponakan akrab lho..
Foto 35 : Tausyiah Halal Bihalal oleh KH Dandung Danadi
Foto 36 : Dodo (mbah Guru ) ngantuk...kecapean ngunduh kambil yo mas....
Foto 37 : Salam-salaman - Acara selesai. Semoga Allah SWT mempertemukan kembali Lebaran tahun depan. Amin
Semua tulisan dan foto-foto diatas adalah Original kepunyaan Naji - BA (Bagelen Asli). Camera : Canon EOS 400 D (DSLR). Lensa : 18:55 mm. Copyright Naji - Oktober 2008
Ada sebuah kegembiraan yang tidak akan terlupakan dan sekaligus akan menjadi kenangan manis ketika Kamis, 02 Oktober 2008, bertempat dilapangan Tugu Mulyo (belakang SMPN Bagelen) PS Jaddal (Karang Taruna-nya Dusun Nadri – Krendetan) melawan PS Formuna ( kumpulan orang Nadri yang merantau).
Menurutku yang memang asli pemain bola ya…PS Jaddal, yang notabene sering latihan dan bertanding. Sedangkan jika PS Formuna (bisa dibilang PS Abal-abal)…..halah..isinya saja rekan-rekan yang (mungkin) nendang bola bisa dibilang sebulan atau bahkan setahun sekali (termasuk saya juga lho….). Hari itu, PS Jaddal bertanding dengan kekuatan lengkap dan berkostum lengkap Putih – Merah, pakai sepatu bola pula. Sedangkan PS Formuna..hehehe, kaos seadanya dan banyak pula yang pakai sepatu kets. Eits….ada yang nyeker juga lho….
Apalagi jika melihat komposisi pemain dari PS Jaddal yang isinya anak-anak remaja yang masih seger-segernya alias masih usia belasan tahun dan tentu saja diperkuat juga oleh dua orang senior mereka yaitu : Endro - Pak Lurah dan Yanto - Kemel. Dua nama tersebut bisa dibilang merupakan ikon sepakbola dari Somorejo dan Krendetan. Tebakan awal pastinya PS Jaddal akan memetik kemenangan.
Pertandingan tersebut berjalan sangat seru dan sangat fair play. Lucu, seru dan ramai. Wasitnya...wasit amatiran yang juga bergantian.
Seperti prediksi sebelumnya, para pemain dari PS Formuna satu demi satu mulai berguguran. Ada yang cuma tahan 5 menit, 10 menit dan ada juga yang bisa tahan 30 menit. Namun yang bikin heran....pada saat diganti bukan istirahat minum-minum tapi malah ngrokok sebatang.
Tapi dalam hal ini PS Formuna tentu saja tidak mau kehilangan muka karena dikalahkan oleh PS Jaddal....apalagi disaksikan sekitar 300 pasang mata dan tentu saja gadis-gadis Nadri yang memberikan teriakan semangat.
Dan ternyata....semua diluar dugaan, PS Jaddal bisa dipencundangi oleh PS Formuna dengan skor telak 2:4. Dan yang jelas....Yanto - Kemel jadi bahan ledekan semua, karena menurut info yang beredar bahwa Yanto - Kemel akan mengandaskan PS Formuna. Hehehehehe...bola itu bulat mas.....Dan hadiahnya.....dua butir semangka yang seger banget dari Pakde Anwar....makasih ya Pakde...
Nah...dibawah ini adalah sedikit foto-fotonya. Tapi yang jelas....pertandingan ini masih akan berlanjut tahun depan. He...he...siap-siap dulu ach..biar bisa full 2 X 45 menit. Vini....Vidi...Vici
Foto 1 : Endro In Action
Foto 2 : Para pemain dari PS Jaddal yang sedang istirahat
Foto 3: Mas Yanto - Kemel sang Kaptem yg lagi kehausan setelah menjadi Bek
Foto 4: Pakde Anwar yang didaulat sebagi kiper PS Jaddal dengan kostum kebesaran-nya
Foto 5 : Para pemain dari PS Formuna yang sedang istirahat kelelahan
Foto 6: Suporter dari PS Formuna. Cantik-cantik khan......Hayoooo mau milih yang mana
Foto 7 : Perayaan kemenangan dengan penuh kekeluargaan.....
Foto 8: Ach..aku malu difoto, teriak Kentri
Foto 9 : Lho....mana bagianku....teriak Mujib
Foto 10 : "Ini semangka isinya batu bata apa ya....., kok keras banget"
Aku hanyalah seorang lelaki biasa yang bangga dengan Bagelen, karena aku dilahirkan di Bagelen. Sekolahnya-pun semua di Bagelen yaitu di SDN Somorejo, SMPN Bagelen dan SMEA PGRI Bagelen