Saturday, October 11, 2008

Halal Bihalal Remaja Nadri - Krendetan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap Lebaran pasti diadakan Halal Bihalal di Dusun Nadri, Desa Krendetan, Kec. Bagelen. Untuk tahun ini, dilaksanakan di Masjid Kulon (Masjid Mbah Kiyai Abdul Choliq) tepat pada lebaran ketiga (Jumat, 03 Oktober 2008). Kebetulan utk tahun ini, saya pas bisa hadir (he...he...untungnya pas belum balik ke Bekasi lagi....). Seneng banget lho....bisa ketemu saudara, tetangga, Pakde, Bude, Simbah, Adik..dllllll
Dalam acara ini, group Nasyid Karang Taruna Nadri - Jaddal Nada ikut menumbangkan suaranya. Aku gak nyangka lho.....ternyata saat ini Nadri punya Group Nasyid. Ayooooo...rekan-rekan muda, kembangkan terus potensi kamu-kamu. Ingat...ada slogan "AYO....KAMU BISA".
Acaranya sangat meriah lho...hampir semua warga Nadri hadir. MC-nya siapa ???? Tentu saja Mas Solikhun. Salut aku lho..mas. Dengan menggunakan Bahasa Jawa yang alus....dan terstruktur, mas Likun mengantarkan acara ini sampai selesai.
Untuk penyampaian materi ceramahnya atau acara inti, tahun ini disampakan oleh Bapak KH. Dandung Danadi dari Krendetan juga. Oh..ya rekan, mungkin ada yang belum tahu siapa beliau..Pak KH Dandung Danadi adalah mantan Kepala Desa Krendetan yang juga menjabat sebagai pimpinan Muhamadiyah Kab. Purworejo. Eits...beliau juga pimpinan Nasyid Serambi Bagelen lho (lagunya bagus-bagus Pak..., saya sudah beli CD-nya).

Dibawah ini adalah foto-foto dalam acara Halal Bihalal tersebut (banyak ekspresi yg asli lho....). Dengan foto-foto tersebut, saya pribadi berharap agar tradisi yang sangat baik ini akan dikenal orang diseluruh penjuru dunia (he..he...he..berharap boleh khan) dan juga akan selalu menjadi obat apabila saya kangen akan kampung halaman saya. Dan juga mungkin ada rekan-rekan yang dari Nadri yang tidak sempat hadir...bisa melihat Saudara, Orang Tua, Adik dan tetangga-tetangga-nya.
Dan....saya mhn maaf jika ada keluarga, kerabat atau ortunya yang saya ambil fotonya dengan tidak ijin dulu.

Foto 1 : Spanduk Halal Bihalal
Foto 2 : Om Totok sedang mencoba ikut "nabuh" kencrong.

Foto 3 : Senyum siapa yang paling OK...Kang Ngadiman apa Pakde Mujadi
Foto 4 : Mas Mujib..lagi nagih utang nih ye.....
Foto 5 : MC kita , Mas Likun in action. Pakai baju koko baru ya mas....

Foto 6 : Wajah-wajah polos orang tua kita. (Pakde Bardai,Pakde Ahmad, Pakde Nawi, Pakde Rori dan Pakde Bisri)

Foto 7 : Wajah-wajah polos orang tua kita (Siwo Zaenudin, Lek Karsono dan Kang Suari)

Foto 8 : Hayo...ini emaknya siapa ya....
Foto 9 : Coba..tebak, ini siapa yang sedang ketiduran (kekeselen ngusungi kursi yo kang....)

Foto 10 : Penyampaian Halal Bihalal dari rekan-rekan perantau yg diwakili oleh Mas Roni dan diterima oleh Mas Wawin (generasi Muda) dan Pakde Giran (wakil dari orang tua)

Foto 11 : Dua pak Kyai (Guru-Guru) kita duduk berdampingan

Foto 12 : Natural Style..padahal udah pada ngantuk lho....
Foto 13 : Natural Style..padahal udah pada ngantuk lho....

Foto 14 : Natural Style..padahal udah pada ngantuk lho....Pas difoto bangun karena kaget kena Blits

Foto 15 : "Ayo ..Rif gelasnya di"lumahke", setahun sekali ini",pinta mas Izin

Foto 16 : Mas Agung...kok senyum-senyum sendirian ya....Hayo...lagi naksir siapa ??

Foto 17 : "Monggo Pak, unjukanipun", kata pakde Anwar
Foto 18 : Teh hangatnya...jan mak nyus tenan iki.
Foto 19 : "Aduh...aku khan imut dan mungil, masak suruh bawa yg berat-berat gini", bathin Shoni

Foto 20 : Ini mamake sopo yo.....

Foto 21 : Gadis-gadis Nadri in Action....pas lagi mbagi pes-pesan
Foto 22 : Gadis-gadis Nadri in Action....pas lagi mbagi pes-pesan

Foto 23 : "Lek Yen.... kae lagi difoto karo prunanmu", bisik Kang Suari

Foto 24 : Klo yang satu ini (pakai jaket coklat), pasti semua warga Krendetan kenal. Inilah The Blog

Foto 25 : "Ndut....pes-pesane karo jangan opo??? (ini keponakanku lho...)

Foto 26 : Dua orang ustad muda sedang berbagi ilmu

Foto 27 : Gadis-gadis Nadri in Action....pas lagi mbagi pes-pesan. "Jebulane Shoni ki ayu juga yo...", bathin Mas Ngudi

Foto 28 : Lek Rasemi lagi nompo pes-pesan..(btw..iki mamakne sopo yo....). Waduh...Arin (gembos), lha kok malah turu to. Sederet ini adalah my Family...(Mbak Wik, Mamakku dan Mbak Win)

Foto 29 : Para personel Jaddal Nada

Foto 30 : Jaddal Nada in Action

Foto 31 : Kentri - Vokal

Foto 31 : Prio - Keyboard

Foto 32 : Suri - Vokal
Foto 32 : Aaaa..em. Pas sesendok yo...

Foto 33 : Nampang ah...sopo ngerti Imah karo Tipul sing lagi di Negeri Jiran iso lihat kamase. He..he..he

Foto 34 : Wah..jan pes-pesane enak tenan ini. Om sama keponakan akrab lho..

Foto 35 : Tausyiah Halal Bihalal oleh KH Dandung Danadi

Foto 36 : Dodo (mbah Guru ) ngantuk...kecapean ngunduh kambil yo mas....

Foto 37 : Salam-salaman - Acara selesai. Semoga Allah SWT mempertemukan kembali Lebaran tahun depan. Amin
Semua tulisan dan foto-foto diatas adalah Original kepunyaan Naji - BA (Bagelen Asli). Camera : Canon EOS 400 D (DSLR). Lensa : 18:55 mm. Copyright Naji - Oktober 2008

[+/-] Selengkapnya...

Sepakbola Lebaran

Ada sebuah kegembiraan yang tidak akan terlupakan dan sekaligus akan menjadi kenangan manis ketika Kamis, 02 Oktober 2008, bertempat dilapangan Tugu Mulyo (belakang SMPN Bagelen) PS Jaddal (Karang Taruna-nya Dusun Nadri – Krendetan) melawan PS Formuna ( kumpulan orang Nadri yang merantau).


Menurutku yang memang asli pemain bola ya…PS Jaddal, yang notabene sering latihan dan bertanding. Sedangkan jika PS Formuna (bisa dibilang PS Abal-abal)…..halah..isinya saja rekan-rekan yang (mungkin) nendang bola bisa dibilang sebulan atau bahkan setahun sekali (termasuk saya juga lho….). Hari itu, PS Jaddal bertanding dengan kekuatan lengkap dan berkostum lengkap Putih – Merah, pakai sepatu bola pula. Sedangkan PS Formuna..hehehe, kaos seadanya dan banyak pula yang pakai sepatu kets. Eits….ada yang nyeker juga lho….


Apalagi jika melihat komposisi pemain dari PS Jaddal yang isinya anak-anak remaja yang masih seger-segernya alias masih usia belasan tahun dan tentu saja diperkuat juga oleh dua orang senior mereka yaitu : Endro - Pak Lurah dan Yanto - Kemel. Dua nama tersebut bisa dibilang merupakan ikon sepakbola dari Somorejo dan Krendetan. Tebakan awal pastinya PS Jaddal akan memetik kemenangan.


Pertandingan tersebut berjalan sangat seru dan sangat fair play. Lucu, seru dan ramai. Wasitnya...wasit amatiran yang juga bergantian.


Seperti prediksi sebelumnya, para pemain dari PS Formuna satu demi satu mulai berguguran. Ada yang cuma tahan 5 menit, 10 menit dan ada juga yang bisa tahan 30 menit. Namun yang bikin heran....pada saat diganti bukan istirahat minum-minum tapi malah ngrokok sebatang.


Tapi dalam hal ini PS Formuna tentu saja tidak mau kehilangan muka karena dikalahkan oleh PS Jaddal....apalagi disaksikan sekitar 300 pasang mata dan tentu saja gadis-gadis Nadri yang memberikan teriakan semangat.

Dan ternyata....semua diluar dugaan, PS Jaddal bisa dipencundangi oleh PS Formuna dengan skor telak 2:4. Dan yang jelas....Yanto - Kemel jadi bahan ledekan semua, karena menurut info yang beredar bahwa Yanto - Kemel akan mengandaskan PS Formuna. Hehehehehe...bola itu bulat mas.....Dan hadiahnya.....dua butir semangka yang seger banget dari Pakde Anwar....makasih ya Pakde...


Nah...dibawah ini adalah sedikit foto-fotonya. Tapi yang jelas....pertandingan ini masih akan berlanjut tahun depan. He...he...siap-siap dulu ach..biar bisa full 2 X 45 menit. Vini....Vidi...Vici


Foto 1 : Endro In Action


Foto 2 : Para pemain dari PS Jaddal yang sedang istirahat


Foto 3: Mas Yanto - Kemel sang Kaptem yg lagi kehausan setelah menjadi Bek

Foto 4: Pakde Anwar yang didaulat sebagi kiper PS Jaddal dengan kostum kebesaran-nya

Foto 5 : Para pemain dari PS Formuna yang sedang istirahat kelelahan


Foto 6: Suporter dari PS Formuna. Cantik-cantik khan......Hayoooo mau milih yang mana

Foto 7 : Perayaan kemenangan dengan penuh kekeluargaan.....

Foto 8: Ach..aku malu difoto, teriak Kentri

Foto 9 : Lho....mana bagianku....teriak Mujib

Foto 10 : "Ini semangka isinya batu bata apa ya....., kok keras banget"
Hehhe...seru khan....

Naji - 2 Syawal 1429 H

[+/-] Selengkapnya...

Monday, October 6, 2008

Kenduri Lebaran

Salah satu tradisi yang sudah dilakukan selama bertahun-tahun adalah kenduri Lebaran. Kenduri ini dilaksanakan setelah kita semua pulang dari Sholat Ied di masjid.
Adapun maksud dari kenduri ini adalah : Untuk mensyukuri atas Karunia Allah SWT sehingga kita semua masih bisa berkumpul pada saat lebaran kali ini dan berharap bertemu Ramadhan kembali pada tahun depan.
Dan berikut ini adalah foto-fotonya


Foto 1 :
Ada Lek Mbudi, Mas Gimin, Purnomo, Tarjo, Teguh dan Puji yang siap-siap akan kenduri dirumah Pak KH. Much. Zamroji Hartono










Foto 2 dan 3 :
Masing-masing dari peserta kenduri membawa nampan yang berisi makanan yang nanti akan didoakan agar berkah oleh Pak Haji























Foto 4 :
Paklik Haji Moch. Zamroji Hartono yang sudah dianggap sebagai sesepuh Nadri.

Setelah semua peserta kenduri berkumpul, Pak Haji akan membaca Doa untuk keberkahan dan seselamatan semua.












Foto 5 :
Setelah didoakan, "engkung" akan di"cuwil-cuwil" untuk dimakan bareng. Foto ini ketika Lek Mbudi sedang bertugas mencuwil-cuwil engkung.











Foto 6 :
Mas Purnomo yang datang jauh-jauh dari Lampung sedang menikmati makan. Wuih...jan enak, apalagi sama engkung.












Foto 7 & 8:
Semua peserta kenduri sedang menikmati kebersamaan ...makan nasi yang sudah didoakan.
(kecuali aku yang asik motret)


























Foto 9 :
Lek Mingin kelihatannya menikmati sekali engkung-nya ya....













Foto 10 :
Lek Mbudi sedang "muluk" nasi lawuh engkung.

[+/-] Selengkapnya...

Lebaran

Akhirnya setelah satu bulan penuh kita menjalankan Ibadah Puasa....Lebaran datang juga.

Saya dan keluarga mengucapkan

"Selamat Hari Raya Idul Fitri
Mhn maaf lahir dan bathin"



Salam,

Naji.BA (Bagelen Asli)

[+/-] Selengkapnya...

Tuesday, September 16, 2008

Prepegan

Mungkin bagai sebagian orang-orang Bagelen, kata-kata “Prepegan” ini akan gampang dimengerti. Namun bagi orang-orang yang dari luar Bagelen, arti kata “Prepegan” ini masih terdengar aneh ditelinga.

Saya yakin...bagi generasi seangkatan saya atau sebelumnya, kata-kata “Prepegan” ini akan teringat jelas. Karena “Prepegan” ini hanya terjadi setahun sekali. Kok bisa.......??

Prepegan adalah : Hari pasaran terakhir sebelum jatuhnya hari Raya Idul Fitri. Hari pasaran untuk pasar Krendetan (pasarnya orang Bagelen) adalah Rabu dan Sabtu. Nah…dari waktu-kewaktu, pada saat hari pasaran terakhir sebelum jatuhnya hari Raya Idul Fitri, pasar Krendetan akan berubah 180 drajat dari hari pasaran biasa. Pada hari tersebut, boleh dikata masyarakat Bagelen akan “tumplek-blek” dipasar untuk memenuhi kebutuhan Idul Fitri. Mereka berduyun-duyun datang ke pasar untuk berbelanja kebutuhan pokok yang akan digunakan untuk menyambut datangnya hari kemenangan, yaitu Hari Raya Idul Fitri. Semua kebutuhan pokok tersedia disana dan banyak juga pedagang-pedagang musiman yang datang berjualan disini. Dan hebatnya….dihari “Prepegan” ini ramainya pasar Krendetan ini bisa sampai diatas jam 14.00 WIB lho..padahal kalau cuma dihari pasaran biasa tidak lebih dari jam 09.00 WIB.

Pada saat “prepegan” ini, kios apa saja yang paling rame ?? Dari pengamatan masa kecilku dan beberapa kali ikut pasar, kios ayam potong, daging, sayur-mayur-lah yang paling banyak dikunjungi pembeli. Perkiraan saya, dalam satu hari “prepegan” ini tak kurang dari ratusan juta rupiah perputaran uang-nya. Karena dari mulai tukang becak, tukang angkot, tukang parkir dan juga pedagang berusaha ikut menikmati perputaran uang yang nilainya ratusan juta ini.

Menurut perhitungan saya, untuk tahun ini (Idul Fitri 1429 H) hari “Prepegan”-nya akan jatuh pada hari Sabtu, 27 September 2008. Rasanya hamper semua rekan-rekan pasti setuju jika ikut pasar sama orang tua atau saudara untuk sekedar menikmati dan juga nostalgia masa lalu.
Makanya..bagi rekan-rekan yang sudah mudik pada tanggal 27 September 2008, tidak ada salahnya jika ikut meramaikan “prepegan” ini.

[+/-] Selengkapnya...